Ambalat Tak Sama dengan Sipadan

Standar
Ambalat Tak Sama dengan Sipadan

MALAYSIA semakin berani memasuki wilayah Indonesia di perbatasan kedua negara di kawasan Karang Unang, Nunukan, Kalimantan Timur. Berdasar data dari Armatim hingga Februari, setidaknya terdapat 17 kali pelanggaran wilayah yang dilakukan negeri jiran itu (Jawa Pos, 3 Maret 2007).

Apa yang harus kita lakukan?. Menurut saya, pemerintah harus cerdas dan tegas memprotes keras ketidaktahuan Malaysia. Apakah memang tidak tahu atau pura-pura tidak tahu bahwa Blok Ambalat adalah harga mati wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. (NKRI)?. Hal itu bisa dibuktikan dengan menunjukkan UU yang mengaturnya.

Selanjutnya, tinggal menunggu kabar, apakah negeri Ahmad Badawi itu mau menerima protes tersebut atau malah menolaknya?. Semua itu bisa diproses dalam kurun waktu tiga bulan.

Walaupumn negara jiran serumpun dengan negara kita, kalau merusak keutuhan teritorial negara ini, seluruh elemen bangsa tidak bisa tinggal diam. Ini bukan perang, tapi ancaman kekerasan  karena diplomasi yang dilkukan tidak mempan.

Kalau tidak demikian, kita akan direndahkan negara lain. Blok Ambalat yang kaya minyak harus tetap diduduki personal TNI. Dengan demikian, mereka tidak akan berani mendududki wilayah tersebut seperti kejadian Sipadan dan Ligitan yang sekarang jadi milik mereka.

Iman Daryanto, pernah dimuat  harian Jawa Pos (21/3/2007)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s