Pengganti Visi 2030

Standar
Pengganti Visi 2030

NEGARA yang ingin maju dan berkembang harus mempunyai visi. Indonesia sebagai bangsa yang merdeka selama enam puluh dua tahun mestinya juga punya visi. Dengan demikian, rakyat bangsa ini mengetahui tujuan hidup di alam Indonesia. Bukan seperti sekarang, rakyat sudah jenuh terhadap tekanan hidup lantaran masalah ekonomi, politik, hukum, sosial, dan budaya.

Oleh karena itu, saya tertarik terhadap sekelompok orang yang tergabung dalam Yayasan Indonesia Forum, yang memunculkan visi 2030 bagi Indonesia. Tetapi, ada beberapa  kelemahan dalam perumusan visi tersebut.

Menurut saya, visi itu baik bagi Indonesia. Tetapi, kalau ternyata sekadar berpedoman pada laporan United Bank of Switzerland tentang laporan Essential 2007 yang disusun seribu ekonom, analis, dan peneliti, itu sungguh disayangkan.

Sebagaimana diketahui, laporan tersebut menyebutkan pada 2025, Indonesia akan menjadi kekuatan utama ekonomi terbesar setelah  Tiongkok, Amerika Serikat, Uni Eropa,  India, Jepang, dan Brazil.

Barangkali dari data itulah, para perumus dalam Indonesian Forum menyusun visi Indonesia tahun 2030. Tetapi, saya khawatir data-data dalam laporan Essential tersebut tidak akurat. Oleh karena itu, laporan tersebut hendaknya jangan dijadikan pedoman, tetapi pegangan dalam merumuskan visi 2030.

Bukankah bangsa ini cukup mampu mengadakan proyek besar yang melibatkan lebih dari seribu ekonom, birokrat per departemen, analis , ahli statistik, dan peneliti?.

Iman Daryanto, pernah dimuat di harian Jawa Pos (23/5/2007)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s