Pendapat Akuntan Independen

Standar
Pendapat Akuntan Independen

DALAM pidato pembukaan pada Musnalub Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Wakil Presiden Yusuf Kallaa mengungkapkan, dana kampanye ilegal dalam Pilpres 2004 seharusnya tidak ada ketika melihat laporan keuangan yang sudah diaudit.

Menurut saya, apa yang dikatakan wakil presiden itu betul. Namun, persoalan tersebut mencuat lantaran sidang kasus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri yang menyangkut korupsi dana nonbujeter Departemen Kelautan dan Perikanan.

Dalam buku Norma Pemerikksaan Akuntan dijelaskan , bila terjadi satu kecurangan dalam masa yang sudah diperiksa oleh akuntans publik, tidak dengan sendirinya itu merupakan indikasi kelalaian akuntan.

Dia bukan penjamin. Apabila pemeriksaannya telah dilakukan berdasar keahlian dan sesuai dengan norma  pemeriksaan akuntan, berarti dia telah memenuhi persyaratan yang diminta dalam melaksanakan tugas.

Tugas akuntan independent dalam  melakukan pemeriksaan umum atas laporan keuangan ialah menyatakan pendapat apakah posisi keuangan dan hasil usaha telah disajikan secara layak. Transaksi keuangan yang tidak ada dalam pemeriksaan, misalnya penerimaan yang tidak dicatat dalam laporan kas/bank, akuntan tersebut tidak bisa disalahkan. Akuntan bekerja atas data yang muncul dipermukaan.

Sedangkan transaksi fiktif yang berasal dari penyumbang dana salah satu capres itu adalah tanggung jawab akuntan. Mestinya,  akuntan melakukan konfirmasi dahulu kepada orang/perusahaan tersebut sebelum membuat laporan. Aspek materialitas nilai uang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan atas pendapat akuntan.

Untuk itulah, akuntan diberikan wewenang untuk memberikan pendapat atas laporan keuangan berdasar bukti yang ada. Seperti diketahui, ada empat pendapat akuntan, yaitu pendapat tanpa catatan (unqualified opinion), pendapat dengan catatan (qulified opinion), tidak setuju, dan penolakan  pemberian pendapat.

Iman Daryanto, pernah dimuat di harian Jawa Pos (6/6/2007)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s