Naikkan Gaji dan Pembinaan Sipir Lapas

Standar
Naikkan Gaji dan Pembinaan Sipir Lapas

SETELAH kasus Arthalyta (suap), Gayus Tambunan (mafia pajak), dan kini kasus Hariansyah (pemalsu dokumen). Ketiga kasus ini, mewakili semua kasus yang tidak terekspos di media masa perihal kenakalan napi (nara pidana) di penjara, sehingga tidak kentara.  Tapi hal ini menunjukkan kepada bangsa ini betapa parahnya sistem pengamanan napi di penjara.

Seperti diketahui, kasus Hariansyah menggunakan fasilitas TV plus sound sistemnya, kita patut mengelus dada.  Mengenai fasilitas, ada kalangan yang mengatakan tv yang dibawa sendiri sudah wajar karena untuk hiburan. Sedangkan, ada kalangan lain yang mengatakan bahwa tidak wajar bagi seorang narapidana dilengkapi fasilitas tersebut.

Menurut saya, kelengkapan fasilitas di sel napi dengan menyediakan seperangkat tv tersebut adalah tidak benar.  Disamping menyalahi aturan, kelengkapan demikian menyebabkan orang lain yang melihatnya akan menimbulkan rasa iri. Walaupun peralatan tersebut adalah barang sendiri.

Mestinya, tv bisa disediakan oleh Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) bukan oleh Napi dan ditaruh di aula/ blok sehingga bisa dilihat orang banyak. Jadi tidak bisa seenaknya mereka membawa peralatan lengkap di kamarnya. Walaupun sel itu ditentukan untuk orang banyak.

Tidak ada prioritas sel yang disediakan. Semua sel harus diisi sama kecuali sel yang kurang penghuninya. Kapasitas kamar harus disesuaikan dengan jumlah orang.  Kalau sudah melewati batas maksimal berarti ada over load.  Maka,  segeralah lapor ke Kepala lapas.

Semua ini bisa terjadi kalau petugas lapas bekerja keras, bersungguh sungguh dan cermat.  Pemerintah hendaknya memahami keadaan ekonomi rumah tangganya. Kalau punya dana, pemerintah menaikkan gaji dan tunjangan kepada petugas lapas yang berprestasi, disamping pembinaan petugas lapas. Ibarat menyapu. Bagaimana bisa menyapu bersih padahal sapunya kotor?.

IMAN DARYANTO

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s