Harga Premium yang Wajar Bagi Rakyat

Standar
Harga Premium yang Wajar Bagi Rakyat

RENCANA pembatasan  konsumsi  bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan merumuskan opsi yaitu melarang mobil pribadi menggunakan BBM bersubdi.  Tampaknya, hampir semua  yang memiliki mobil pribadi sudah cukup  mampu membeli BBM non subsisdi, demikian kata Dirjen Migas Kementerian ESDM, Evita H.Legowo.

Anggapan  beliau, bahwa masyarakat Indonesia tergolong mampu kalau memiliki mobil adalah tidak benar.  Tidak semua bermobil adalah mampu.  Kebiasaan masyarakat Indonesia berbeda dengan kebiasaan masyarakat yang lain, Singapura misalnya.  Kalau masyarakat di sana, tergolong rata-rata mampu semua.  Hal ini  bisa dilihat dari harga bensin disana yang  paling  mahal se Asia Tenggara.

Singapura tidak bisa disamakan dengan Indonesia yang masuk negara berkembang. Di negara berkembang,  pasti ada kebiasaan yang patut kita perhitungkan.  Ada sebagian dari mereka yang tergolong tidak mampu tapi berusaha akan membeli mobil.  Entah bagaimana caranya. Yang penting dapat mobil. Entah dengan cara mengangsur, kontan atau natura dengan barang lain. Karena  mereka beranggapan bahwa  memiliki mobil berarti semakin naik martabatnya di mata orang lain atau saudara.

Disinilah perbedaan kebiasaan dari dua negara. Bukan saya menjadikan Singapura sebagai pembandingnya. Tetapi saya mau  menjelaskan bahwa kalau orang membeli premium bersubsisdi  tidak melihat orang tersebut memiliki mobil/tidak.  Tapi kemampuan masyarakat secara umum yang tercermin dalam income perkapita masyarakat dalam suatu negara. Income perkapita negara ini th.2010 sebesar $ 3.004,9 hingga cukup mampu membeli  premium sebesar  Rp.5000,- sesuai usulan pemerintah. Kenaikan ini dipandang realitis  dan siap infrasrtukturya.

Dengan begitu masyarakat Indonesia pasti lebih setuju harga premium dinaikkan menjadi  Rp.5000 dari pada harus membeli petramax  kira-kira Rp.8500.-. Dampaknya,  kenaikkan harga barang-barang lain sudah pasti terjadi.

Iman Daryanto

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s