Prestasi Peneliti Kita Masih Rendah

Standar
Prestasi Peneliti Kita Masih Rendah

ASPEK pertanian di negeri ini dipandang sebelah mata oleh pemerintah. Ini dibuktikan dengan hasil penelitian di sektor pertanian selama ini. Sebagai misal, buah semangka. Buah ini biasanya tumbuh  di dataran rendah dan berbentuk bulat.  Jadi, kalau ditaruh di meja yang sedikit miring, buah tersebut pasti akan jatuh.

Ini berbeda dengan buah semangka asal Jepang. Kini,  buah tersebut bisa ditaruh diatas semua landasan, asalkan tidak miring 90  derajat, dan bisa nangkring berdiri kukuh di tempatnya, tanpa resiko akan jatuh.

Kok bisa?.  Sebab, buah itu berbentuk persegi panjang,  jadi gampang menaruhnya. Inilah hasil penelitian bertahun-tahun  sehingga mencapai  hasil yang maksimal. Lalu, apakah bangsa ini bisa menyamai tingkat penelitian yang dilakukan bangsa Jepang?.

Menurut saya, peneliti-peneliti negeri ini perlu bekerja keras agar bisa menyamai hasil penelitian di Jepang. Jangankan Jepang, dengan negara tetangga kita pun, seperti Malasyia,  kita tertinggal jauh dibelakangnya.

Ada beberapa penyebab mengapa negeri ini kalah bersaing dengan mereka. Misalnya, faktor dana. Faktor tersebut amat penting dalam mengurusi masalah penelitian. Penelitian bagi suatu negara yang sedang membangun seperti negeri ini sangatlah berarti.

Selain itu, kemauan keras untuk mencapai hasil-hasil yang maksimal dari peneliti masih sangat rendah. Ini seperti kritik Wapres Yusuf  Kalla kepada Kementerian Riset dan Teknologi beberapa waktu lalu. Beliau mengatakan bahwa kita lebih suka menandatangani MOU dari pada bekerja keras membanting tulang di lapangan.

Iman Daryanto,  pernah dimuat di harian Jawa Pos (19/11/2007)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s